Memanggil Aplikasi dengan Sekali Sentuh


Untuk mempermudah pemanggilan aplikasi yang sering Anda gunakan atau mainkan, tentu akan lebih menyenangkan jika Anda bisa langsung mengaksesnya tanpa harus mencarinya terlebih dahulu. Program aplikasi pada gadget Android Anda juga bisa dikonfigurasikan atau diletakkan pada home screen untuk mempercepat akses aplikasi degan sekali sentuh, Mau tau caranya? Ikuti langkah berikut ini.
1. Cari aplikasi yang sering Anda gunakan, sebagai contoh, kita akan meletakkan aplikasi Instagram pada home screen.
2. Tekan jari Anda pada ikon Instagram agak lama, sehingga tampilan backgroudnya akan beralih ke home screen.
3. Kini Anda sudah bisa memanggil Instagram melalui home screen.

Namun, bagaimana jika aplikasi pada home screen sudah terlalu banyak dan Anda ingin merapikan tampilan home screen dengan menghilangkan aplikasi yang sudah jarang diakses melalui home screen? Caranya mudah. Cukup tekan agak lama aplikasi yang ingin dihilangkan (dalam contoh ini aplikasi Line), lalu tarik ke atas ke arah "Remove".
(aplikasi yang masih berantakan -- tarik apikasi ke atas untuk menghapus -- tampilan homescreen sudah rapi)

Non-aktifkan Spell Checker

Saat mengirimkan pesan atau menulis catatan di tablet atau smartphone Android, biasanya akan terlihat garis-garis merah pada kalimat yang menggunakan Bahasa Indonesia. Garis merah tersebut menandakan fitur spellchecker pada gadget Anda sedang aktif. Selain berguna untuk menandai penulisan kata yang tidak ada dalam kamus Bahasa Inggris, fitur ini juga berguna untuk memperbaiki penulisan Bahasa Inggris yang kurang tepat.
Namun, jika Anda merasa terganggu dengan tampilan tersebut karena Anda lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia dibandingkan dengan Inggris, lakukan langkah mudah berikut ini ingin menonaktifkannya.
Buka menu Setting > Language & input >  lalu non aktifkan spell checker.
Kini, saat Anda mengetik, garis-garis merah sudah tidak terlihat lagi.

Tips untuk Pemula: Konfigurasi E-mail pada Android

Mengirimkan e-mail sudah tidak perlu lagi harus melalui PC di era tablet dan smartphone seperti sekarang ini. Sejak kemunculan perangkat mobile, seperti smartphone dan tablet, Anda bisa mengirimkan e-mail melalui perangkat Android Anda dari mana pun dan kapan saja. Masih bingung bagaimana cara mengkonfigurasikan e-mail di perangkat Android? Ikuti langkah berikut ini.
  • Klik ikon "E-mail". Kemudian akan muncul jendela "Account setup" yang meminta Anda untuk memasukkan alamat e-mail beserta password Anda. Jika sudah, klik "Done" dan klik tombol "Next" untuk melanjutkan.


  • Setelah itu, beri tanda centang pada opsi-opsi yang diperlukan, seperti menggunakan account e-mail ini untuk mengirimkan e-mail secara default, atau memberitahukan jika ada e-mail yang masuk. Jika sudah, klik "Next" untuk melanjutkan.
  • Pada jendela berikutnya, berikan nama untuk e-mail yang akan terkirim. Setelah itu, klik "Next" sekali lagi untuk ke tahap berikutnya.


  • Tunggu beberapa saat, dan tadaaa..! E-mail Anda sudah bisa dipergunakan.

 

Tips Untuk Pemula: Mengubah Tampilan Bahasa pada Android

Bagi beberapa orang yang tidak terbiasa dengan Bahasa Inggris, biasanya akan mengubah tampilan menu-menu dan perintah pada perangkatnya menjadi Bahasa Indonesia. Masih bermain di area Settings, lakukan beberapa langkah mudah berikut ini.
  •  Masuk ke menu "Settings" dan pilih "Language & input".
  • Kemudian, klik "Language" dan pilih bahasa yang Anda inginkan, yakni "Bahasa Indonesia".
  • Setelah itu, akan terlihat, menu-menu dan perintah kini telah berubah menjadi Bahasa Indonesia.

Tips Menghemat Baterai Smartphone Android untuk Pemula

Jika Anda baru pertama kali menggunakan smartphone Android, mungkin Anda akan mengeluhkan borosnya penggunaan baterai perangkat Anda tersebut. Jika digunakan secara aktif, rata-rata baterai smartphone Android akan bertahan 8 hingga 12 jam. Mungkin ada pengecualian untuk perangkat yang mempunyai baterai berkapasitas besar, seperti Samsung Galaxy Note II, atau Lenovo P770.

Sedangkan feature phone, mungkin akan bisa bertahan selama tiga hari dalam sekali pengisian baterai. Sayangnya, baterai smartphone tak akan bisa bertahan selama itu, kecuali jika Anda tidak menggunakannya sama sekali. Kenapa begitu? Karena berbagai fitur yang terdapat dalam smartphone akan mengkonsumsi daya yang sangat besar. Sebut saja layar sentuh berukuran besar, Wi-Fi, Bluetooth, GPS, dan konektivitas 3G.

Namun dengan penggunaan yang tepat, smartphone Anda mungkin bisa akan bertahan beberapa jam lebih lama. Berikut kami sajikan sejumlah tips dan trik untuk menghemat penggunaan baterai pada smartphone, khususnya Android.

Layar
Ini adalah pemakan daya paling besar dari smartphone. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk bisa menurunkan konsumsi dayanya, antara lain: menurunkan tingkah kecerahan layar, sejumlah smartphone juga menyertakan opsi pengaturan tingkat kecerahan secara otomatis. Kurangi waktu screen timeout seminimal mungkin (sekitar 30 detik hingga 2 menit), sehingga ketika tidak digunakan, layar smartphone Anda akan segera mati.

Konektivitas
Matikan jenis koneksi yang sedang tidak Anda gunakan, seperti GPS, Bluetooth, atau Wi-Fi. Jika sedang menggunakan koneksi Wi-Fi, Anda juga bisa mengubah koneksi selular Anda menjadi 2G only, terutama ketika sinyal 3G di tempat Anda tidak terlalu bagus. Untuk opsi GPS, sebaiknya tidak dinyalakan secara terus-menerus. Sejumlah aplikasi terkadang membutuhkan data dari GPS untuk bisa bekerja. Jika Anda tidak yakin dengan fungsi GPS pada aplikasi tersebut (seperti game, screensaver, dan lain sebagainya), sebaiknya Anda matikan akses aplikasi tersebut pada opsi GPS.

Aplikasi
Multitasking adalah salah satu keunggulan smartphone dibanding feature phone, namun fitur tersebut juga salah satu penyebab konsumsi baterai yang boros. Gunakan task killer pada aplikasi yang sudah tidak digunakan, atau Anda bisa menggunakan tombol recent apps pada smartphone Android dengan sistem operasi Ice Cream Sandwich ke atas untuk mematikan aplikasi yang sudah tidak digunakan. Untuk lebih memastikan bahwa aplikasi tersebut tidak berjalan lagi, Anda bisa masuk ke opsi setting – apps – running, dan menekan tombol stop.

Notifikasi
Fitur getar pada smartphone juga mempunyai konsumsi baterai yang tinggi jika dibanding penggunaan ringtone. Jika Anda tidak membutuhkan fitur getar, sebaiknya fitur tersebut dimatikan saja.
Fitur sinkronisasi pada smartphone juga perlu diperhatikan lebih detail, jika tidak dibutuhkan sebaiknya fitur tersebut dimatikan. Jika Anda tetap membutuhkan fitur seperti push mail untuk tetap bekerja, Anda bisa mengatur aplikasi-aplikasi tertentu untuk tetap menjalankan fitur sinkronisasi. Hal tersebut bisa dilakukan pada setting – accounts, dan matikan fitur sinkronisasi pada aplikasi yang tidak Anda butuhkan.

Opsi Power ​Saving
Sejumlah vendor smartphone sudah menyertakan opsi power saving pada perangkatnya. Anda tinggal mengaktifkan opsi tersebut untuk bisa sedikit mengurangi penggunaan baterai smartphone. Namun penggunaan opsi ini juga harus berhati-hati, karena sejumlah opsi power saving biasanya juga akan mematikan konektivitas data dari smartphone Anda. Hal tersebut akan membuat aplikasi email dan messaging menjadi tidak bisa digunakan.
Jika hal di atas sudah Anda lakukan, dan masih merasa daya tahan baterai smartphone Anda masih kurang, mungkin Anda bisa mencari baterai cadangan, atau baterai buatan pihak ketiga yang biasanya mempunyai kapasitas lebih besar (tentunya untuk smartphone yang mempunyai baterai yang bisa dilepas), atau membeli perangkat powerbank.

Menghubungkan Android ke PC

Agar tidak bosan dalam perjalanan, kebanyakan orang mengisi waktu dengan memainkan musik, mengedit gambar, ataupun memainkan koleksi video klip di perangkat mobile miliknya. Begitu pula dengan pemilik perangkat Android. Untuk memindahkan berkas-berkas multimedia ke perangkat Android, Anda perlu terhubung dengan komputer.  
Namun, beberapa pemula yang baru menggunakan perangkat Android, ada yang belum mengetahui perangkat miliknya tidak bisa langsung menyalin berkas sebelum melakukan sedikit konfigurasi. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.
  • Masukkan kabel data USB  ke perangkat Android dan komputer. Pada perangkat Android, akan muncul notifikasi “USB connected”, “USB debugging connected” dan “Connected as USB Storage”. Pilih “USB connected”.
  • Akan muncul menu “USB mass storage” seperti tampilan berikut ini. Klik “Turn on USB storage” dengan gambar logo Android berwarna hijau.
  • Setelah muncul pesan “Turn on USB storage”,  tekan tombol “OK”.
  • Tampilan logo Android akan berubah menjadi warna orange bertuliskan “USB storage in use”, tanda kalau perangkat Android sudah siap terhubung. Untuk itu, buka Windows Explorer untuk bertukar data atau melakukan penyalinan.
  • Untuk keluar dari menu jika sudah selesai memindahkan file, klik “Turn off USB storage”.
 

Lindungi Android Anda dari Tangan Jahil

Pernahkan Anda kesal atau malu karena teman sekantor membajak status Anda di Facebook atau kicauan Anda di Twitter Agar? Biasanya, rekan kita suka iseng jika melihat gadget kita tidak diproteksi sehigga bisa diakses siapa saja.

Nah, agar tidak mudah diakses oleh orang lain, perangkat Android Anda sebaiknya menggunakan kunci pengaman untuk masuk ke dalam home screen. Pengunci layar ini dapat Anda ubah sesuai dengan kenyamanan Anda, yakni berupa Slide, Pattern, PIN, Password, dan Face Unlock. Untuk mengubahnya, ikuti beberapa langkah berikut ini.

1. Dari tampilan Home, masuk ke menu “Setting”.
Dalam menu Setting, pilih "Security".
 
Setelah itu, akan tampil beberapa jenis screen lock yang tersedia, seperti Slide, Face Unlock, Pattern, PIN, dan Password.

Screen Lock Menggunakan Pattern
Dalam tips ini, kita akan mencoba mengubah screen lock yang umum digunakan, yakni menggunakan Pattern. Untuk itu, pilih "Patern". Setelah mengklik Pattern, akan muncul Window "Confirm your pattern", yang meminta Anda untuk membuat sebuah pattern/garis dengan menyabungkan titik-titik sebagai kunci masuk Anda. Setelah membuat pattern, lanjutkan dengan mengklik "Continue".
Setelah mengkonfirmasi pattern, klik "Confirm" untuk keluar.

Screen Lock Menggunakan Face Unlock
Selain Patern, Anda juga bisa menggunakan screen lock menggunakan Face Unlock, caranya, pilih "Face Unlock". Setelah itu, akan muncul tampilan seperti berikut ini. Klik pada "Set it up".
Untuk menagkap wajah Anda, sebaiknya lakukan hal ini di dalam ruangan dan posisikan gadget Anda sejajar dengan mata. Klik "Continue" untuk melanjutkan.
Arahkan wajah Anda pada lingkaran, hingga semua titik berwarna hijau.
 
Wajah Anda berhasil dideteksi. Untuk melanjutkan, klik "Continue".
 
Setelah itu, pilih kunci alternatif jika wajah Anda tidak berhasil dideteksi perangkat, yakni dengan Pattern atau PIN.
 
Setelah memasukkan pengaman alternatif dan mengkonfirmasinya, akan muncul pesan sukses.
Kini, tak sembarang orang bisa mengakses perangkat Anda.

TIPS KHUSUS PENGGUNA ANDROID

Keunggulan Android dibanding platform lain adalah keterbukaannya. Maksudnya, Anda dapat mengoprek perangkat Anda sesuka hati. Tentunya dengan memperhatikan aturan yang berlaku, jangan sampai dilanggar.
Baik yang pengguna baru atau yang sudah advance, Android tetap mengasyikan untuk digunakan. Sehubungan dengan hal itu, CHIP menghadirkan beberapa tips yang dijamin dapat menambah keasyikan mengoprek Android.

1. Lindungi Android Anda dari Tangan Jahil

Pernahkan Anda kesal atau malu karena teman sekantor membajak status Anda di Facebook atau kicauan Anda di Twitter Agar? Biasanya, rekan kita suka iseng jika melihat gadget kita tidak diproteksi sehigga bisa diakses siapa saja.

2. Menghubungkan Android ke PC

Beberapa pemula yang baru menggunakan perangkat Android, ada yang belum mengetahui perangkat miliknya tidak bisa langsung menyalin berkas sebelum melakukan sedikit konfigurasi. Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

3. Tips Menghemat Baterai Smartphone Android untuk Pemula

Konsumsi daya smartphone memang sepantasnya akan jauh lebih besar jika dibanding konsumsi daya pada feature phone. Namun ada sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk sedikit menghemat konsumsi daya pada smartphone. Berikut kami sajikan sejumlah tips dan trik untuk menghemat konsumsi baterai smartphone.

4. Tips Untuk Pemula: Mengubah Tampilan Bahasa pada Android

Bagi beberapa orang yang tidak terbiasa dengan Bahasa Inggris, biasanya akan mengubah tampilan menu-menu dan perintah pada perangkatnya menjadi bahasa Indonesia. Masih bermain di area Settings, lakukan beberapa langkah mudah berikut ini.

5. Tips untuk Pemula: Konfigurasi E-mail pada Android

Mengirimkan e-mail sudah tidak perlu lagi harus melalui PC di era tablet dan smartphone seperti sekarang ini. Sejak kemunculan perangkat mobile, seperti smartphone dan tablet, Anda bisa mengirimkan e-mail melalui perangkat Android Anda dari mana pun dan kapan saja. Masih bingung bagaimana cara mengkonfigurasikan e-mail di perangkat Android? Ikuti langkahnya di sini.


6. Tips Android untuk Pemula: Non-aktifkan Spell Checker

Saat mengirimkan pesan atau menulis catatan di tablet atau smartphone Android, biasanya akan terlihat garis-garis merah pada kalimat yang menggunakan Bahasa Indonesia.

7. Tips Android untuk Pemula: Memanggil Aplikasi dengan Sekali Sentuh

Untuk mempercepat pemanggilan/akses ke aplikasi Android kesayangan Anda dengan satu klik dan merapikan tampilan aplikasi pada home screen caranya cukup mudah. Ingin tahu? Simak langkah mudahnya di sini.

TIPS MENGHEMAT BATERAY ANDROID

Jika Anda baru pertama kali menggunakan smartphone Android, mungkin Anda akan mengeluhkan borosnya penggunaan baterai perangkat Anda tersebut. Jika digunakan secara aktif, rata-rata baterai smartphone Android akan bertahan 8 hingga 12 jam. Mungkin ada pengecualian untuk perangkat yang mempunyai baterai berkapasitas besar, seperti Samsung Galaxy Note II, atau Lenovo P770.
 
Sedangkan feature phone, mungkin akan bisa bertahan selama tiga hari dalam sekali pengisian baterai. Sayangnya, baterai smartphone tak akan bisa bertahan selama itu, kecuali jika Anda tidak menggunakannya sama sekali. Kenapa begitu? Karena berbagai fitur yang terdapat dalam smartphone akan mengkonsumsi daya yang sangat besar. Sebut saja layar sentuh berukuran besar, Wi-Fi, Bluetooth, GPS, dan konektivitas 3G.

Namun dengan penggunaan yang tepat, smartphone Anda mungkin bisa akan bertahan beberapa jam lebih lama. Berikut kami sajikan sejumlah tips dan trik untuk menghemat penggunaan baterai pada smartphone, khususnya Android.

Layar
Ini adalah pemakan daya paling besar dari smartphone. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk bisa menurunkan konsumsi dayanya, antara lain: menurunkan tingkah kecerahan layar, sejumlah smartphone juga menyertakan opsi pengaturan tingkat kecerahan secara otomatis. Kurangi waktu screen timeout seminimal mungkin (sekitar 30 detik hingga 2 menit), sehingga ketika tidak digunakan, layar smartphone Anda akan segera mati.

Konektivitas
Matikan jenis koneksi yang sedang tidak Anda gunakan, seperti GPS, Bluetooth, atau Wi-Fi. Jika sedang menggunakan koneksi Wi-Fi, Anda juga bisa mengubah koneksi selular Anda menjadi 2G only, terutama ketika sinyal 3G di tempat Anda tidak terlalu bagus. Untuk opsi GPS, sebaiknya tidak dinyalakan secara terus-menerus. Sejumlah aplikasi terkadang membutuhkan data dari GPS untuk bisa bekerja. Jika Anda tidak yakin dengan fungsi GPS pada aplikasi tersebut (seperti game, screensaver, dan lain sebagainya), sebaiknya Anda matikan akses aplikasi tersebut pada opsi GPS.

Aplikasi
Multitasking adalah salah satu keunggulan smartphone dibanding feature phone, namun fitur tersebut juga salah satu penyebab konsumsi baterai yang boros. Gunakan task killer pada aplikasi yang sudah tidak digunakan, atau Anda bisa menggunakan tombol recent apps pada smartphone Android dengan sistem operasi Ice Cream Sandwich ke atas untuk mematikan aplikasi yang sudah tidak digunakan. Untuk lebih memastikan bahwa aplikasi tersebut tidak berjalan lagi, Anda bisa masuk ke opsi setting – apps – running, dan menekan tombol stop.

Notifikasi
Fitur getar pada smartphone juga mempunyai konsumsi baterai yang tinggi jika dibanding penggunaan ringtone. Jika Anda tidak membutuhkan fitur getar, sebaiknya fitur tersebut dimatikan saja.
Fitur sinkronisasi pada smartphone juga perlu diperhatikan lebih detail, jika tidak dibutuhkan sebaiknya fitur tersebut dimatikan. Jika Anda tetap membutuhkan fitur seperti push mail untuk tetap bekerja, Anda bisa mengatur aplikasi-aplikasi tertentu untuk tetap menjalankan fitur sinkronisasi. Hal tersebut bisa dilakukan pada setting – accounts, dan matikan fitur sinkronisasi pada aplikasi yang tidak Anda butuhkan.

Opsi Power ​Saving
Sejumlah vendor smartphone sudah menyertakan opsi power saving pada perangkatnya. Anda tinggal mengaktifkan opsi tersebut untuk bisa sedikit mengurangi penggunaan baterai smartphone. Namun penggunaan opsi ini juga harus berhati-hati, karena sejumlah opsi power saving biasanya juga akan mematikan konektivitas data dari smartphone Anda. Hal tersebut akan membuat aplikasi email dan messaging menjadi tidak bisa digunakan.
Jika hal di atas sudah Anda lakukan, dan masih merasa daya tahan baterai smartphone Anda masih kurang, mungkin Anda bisa mencari baterai cadangan, atau baterai buatan pihak ketiga yang biasanya mempunyai kapasitas lebih besar (tentunya untuk smartphone yang mempunyai baterai yang bisa dilepas), atau membeli perangkat powerbank.

PANDUAN ANDROID BAGI PEMULA

Memiliki smartphone Android baru tentu sangat menyenangkan. Mengingat Android adalah salah satu platform yang cukup kuat, jadi Anda harus dapat memanfaatkan penggunaan Android secara maksimal.
Berikut adalah tips-tips yang wajib disimak oleh para pengguna baru Android yang dilansir dari Tech Land (2/7).

1. Pasang Widget dan atur tampilan Home Screen
Widget adalah salah satu cara mudah untuk mengatur dan meletakkan fitur penting yang menjadi pilihan utama dalam smartphone. Widget dapat diperoleh dari beberapa aplikasi Launcher seperti Go Launcher dan Nova Launcher yang dapat diunduh di Google Play Store.

2. Unduh browser ringan dengan kerja maksimal
Biasanya, setiap smartphone Android sudah dilengkapi dengan browser. Namun jika browser yang tersedia masih belum maksimal, maka Anda boleh memasang browser tambahan seperti Chrome atau Opera. Chrome dan Opera untuk Android dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store.

3. Hindarkan Android dari malware
Jika ingin memasang aplikasi seperti game atau yang lainnya, pilih aplikasi dari web store resmi, yakni Google Play Store. Banyak web store pihak ke tiga yang menjanjikan aplikasi lebih lengkap secara gratis, namun keamanan aplikasi tidak dijamin. Tidak ingin perangkan pintar Anda cepat rusak kan?

4. Tentukan prioritas
Perangkat pintar berbasis Android dapat bekerja layaknya laptop maupun netbook. Sayangnya, tanpa pengaturan penggunaan yang benar, smartphone Android sering boros baterai. Dengan demikian, Anda harus selektif dalam memilih aplikasi dan mengatur penggunaan agar baterai Android lebih panjang umur.
Tips-tips tersebut cukup mudah untuk diterapkan bukan? Jika Anda memiliki tambahan, silahkan sampaikan melalui kolom komentar.

8 Tips android yang wajib diketahui

Android merupakan salah satu OS mobile yang kompleks, namun meskipun begitu selalu ada cara bagaimana sistem yang kompleks itu menjadi sesuatu yan simple. Oleh karena itu kemudian diciptakan widget, shortcut dan beragam trik lain agar andorid lebih user friendly.

1. Mengambil Screenshot.
Khusus untuk versi ICS keatas mengambil screenshot jadi sangat gampang. Tinggal kamu tekan tombol power berbarengan dengan vol (-) pada layar yang mau kamu ambil screenshotnya. Secara otomatis screenshot akan terambil dan tersimpan di Galeri.

2. Menaruh kontak pada homescreen
Sering menelpon salah satu kontak yang ada di phonebookmu, kamu bisa membuat cara praktis dengan menaruh kontak temen kamu itu ke homescreen androidmu. Sehingga jika satu saat nanti kamu butuh kamu tidak perlu repot mencari ke phonebox lagi. Caranya gampang, pilih widget kontak di hapemu kemudian tentukan kontak yang mau bikinin shortcut.

3. Mengambil gambar dan video sekaligus.
Ketika kamu merekam video, kemudian disuatu momen kamu pengin mengambil gambar itu ada cara praktis nih. Tinggal kamu tekan layar disaat mengambil video dan kemudian android juga akan mengambil gambar tersebut. Ini bekerja di kebanyakan Gadget, meski belum semua.

4. Mengetikkan suara.
photostrip-2013-02-28-6
Males ngetwit, tinggal ngomong dan biarkan text voice yang mengetikkan apa yang kamu bicarakan. Caranya di keyboard android di samping space bar ada ikon microphone. Nah tinggal deh tekan tombol tersebut.

5. Memonitor penggunaan data.
Jika kamu menggunakan paket data yang bukan unlimited, tentu saja penting rasanya untuk memonitor selalu penggunaan paket datamu. Jangan sampai kamu nanti kehabisan senelum waktu yang ditentukan. Caranya gmapang, tinggal masuk setting lalu pilih data usage nanti bakal kelihatan deh informasi penggunaan paket datamu.

6. Menggunakan Android sebagai USB Drive.
Android juga bisa kamu gunakan sebagai tempat penyimpanan data portable. Caranya gampang, tinggal colok kabl USB ke komputer kemudian nanti kamu akan diberikan 3 pilihan biasanya, charge only, data connection dan storage mode. Nah kamu pilih deh opsi terakhir.

7. Menggunakan Android selayaknya Modem
Sama halnya kayak cara sebelum ini, bedanya ialah pilih untuk bagian data conection.

8. Membaca notifikasi tanpa membuka kunci tombol.
Android mengijinkan membuka notifikasi tanpa membuka kunci tombol caranya tinggal swap ke bawah dari atas bagian HP kamu dan kemudian kamu bisa melihat apa aja notifikasi yang ada. Ketika kamu mau mengaksesnya barulah tombol harus dibuka.
Nah begitulah kira-kiranya Tips Android sederhana yang sebaiknya kamu tahu. Sebenarnya masih ada dua lagi trik yang bisa kamu terapkan yaitu, mendengarkan musik via cloud storage dan kostumisasi voicemail untuk beberapa kontak namun sayangnya fitur tersebut belum tersedia di Indonesia.

Tips meningkatkan performa android

Bagaimana cara meningkatkan kinerja Android Anda? Pada saat pertama kali Anda membeli smartphone Android, kinerja dan performa yang disuguhkan pada saat menggunakannya tentunya akan sangat lancar dan cepat. Namun setelah sekian lama, kinerja smartphone Android Anda akan kian melambat. Seperti ketika Anda menekan tombol Home atau menjalankan aplikasi baru, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan loading aplikasi.
Dan lagi mungkin smartphone Android telah menjadi sangat lambat sehingga huruf yang Anda ketik akan muncul satu atau dua detik setelah Anda mengetiknya. Jika hal ini terjadi pada ponsel Android Anda, berikut ini  

Tips Cara Meningkatkan Kinerja Android Anda supaya kembali optimal :

Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan
Anda mungkin tidak tahu banyak aplikasi yang tidak pernah anda gunakan berjalan di latar belakang dan memakan sumber daya sistem Android Anda. Setiap aplikasi yang tidak terpakai memiliki potensi untuk membawa performa ponsel anda menurun. Sangat mudah untuk meng-uninstall aplikasi yang telah anda download sendiri.
Jika Anda telah root Android anda, Anda benar-benar dapat menghapus setiap jejak aplikasi yang Anda install. Jika tidak, Anda masih bisa menonaktifkan aplikasi tersebut melalui menu pengaturan.

Hapus Cache Aplikasi Anda
Seiring waktu, program anda akan menulis cache aplikasi pada smartphoen Android anda dan memakan sumber daya sistem yang berharga dan memperlambat kinerja ponsel Anda. Anda dapat menghapus cache pada setiap aplikasi dengan mengunjungi halaman properti dalam menu Pengaturan dan menekan tombol clear cache, tetapi dengan puluhan aplikasi pada ponsel anda, tentu akan memakan banyak waktu untuk melakukannya. Untung anda tidak harus melakukannya dengan tangan anda sendiri, sebab kini ada aplikasi Cache Cleaner, sebuah aplikasi gratis yang akan membuat mudah pekerjaan anda dalam membersihkan cache pada semua aplikasi Anda sekaligus dengan hanya beberapa ketukan. Setelah menginstal dan menjalankan aplikasi ini, cukup tekan Clear All dan tugas anda selesai.
Tentu saja, cache akan memenuhi ponsel anda dari waktu ke waktu, dan anda harus menghapusnya kembali. Aplikasi Cache Cleaner memiliki fitur Auto Clear. Jika Anda masuk ke menu pengaturannya, tekan Auto Clear Intervaldan pilih durasi, maka secara otomatis akan menghapus cache secara teratur. Namun, ini berarti bahwa aplikasi perlu berjalan di latar belakang.

Install Aplikasi Launcher Baru
Aplikasi Launcher pada Android Anda tentu akan mengatur desktop anda, aplikasi lock screen dan bagian penting lainnya dari UI. Meskipun setiap ponsel Android dilengkapi dengan aplikasi launchernya sendiri, Anda dapat menginstal sebuah peluncur pihak ketiga yang tidak hanya akan mengubah tampilan dan nuansa dari perangkat Anda, tetapi juga mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk bernavigasi di seluruh OS. Ada banyak aplikasi launcher di luar sana, tapi disarankan untuk menggunakan Lightning Launcher, karena aplikasi ini merupakan salah satu yang tercepat dan termudah untuk digunakan.

Hapus Widget dan Shortcut yang Tidak Perlu
Bahkan dengan aplikasi launcher yang diinstal ke dalam ponsel anda, Android anda akan menggunakan lebih banyak memori yang lebih untuk widget dan shortcut. Anda bisa menyingkirkan widget dan shortcut yang tidak terlalu penting untuk digunakan dan menghapusnya dengan long pressing dan drag mereka keluar dari layar. Sejumlah ponsel membawa widget yang mengiklankan layanan seperti toko media atau layanan berita, jika anda memang tidak membutuhkannya, maka hapus dan singkirkan mereka.

Mengatur Penggunaan Data Latar Belakang
Email, Gmail, Facebook, Twitter dan aplikasi lainnya akan membutuhkan penggunaan data setiap waktu dan teratur. Semua itu tidak hanya akan memakan baterai Anda, tetapi juga memakan sumber daya sistem dan memperlambat perangkat Anda.
Ada beberapa layanan yang mungkin ingin anda lakukan untuk melakukan sinkronisasi secara real time, namun ada cara lain, yakni anda bisa memeriksanya secara manual. Untuk mematikan data di latar belakang dalam aplikasi lain seperti Facebook atau email, Anda harus pergi langsung ke menu pengaturan mereka dan mencari pilihan untuk tidak pernah melakukan update.

Nah itulah beberapa Tips Cara Meningkatkan Kinerja Android Anda agar kembali berjalan optimal seperti baru Anda membelinya.

Dr.Web Anti-virus

Merupakan antivirus yang memberikan protect system full, Real time Scanner, Protect SD, etc..
sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Doctor Web, Ltd. Dimana fungsinya sama dengan antivirus yang lainnya. namu Aplikasi ini memiliki key Premium yang lifetime.Dan selain itu juga tim develop tersebut memberikan promo pemebelian Licensi bukan berlaku setahun melainkan 2 tahun..

silahkan disedot disini

Lookout Security & Antivirus


 
Merupakan aplikasi yang diciptakan oleh Lookout Mobile Security, Aplikasi ini bebas diunduh oleh semua pengguna android di Google Play, Namu pihak tersebut memberikan keamanan lebih kepada pengguna yang mau upgrade ke versi premium. beberapa tambahan yang diberikan kepada pengguna android yang sudah upgrade ke premium seperti; Safe Browsing dan Privacy Advisor.Namu sobat tidak perlu berkecil hati karena aplikasi yang free juga bagus unutk android sobat
silahkan sobat sedot disini

AVAST

  

Tentu sobat tau dengan AVAST software sebuah tim yang membuat antivirus untuk windows namun telah lama mengeluarkan produknya untuk android. Jika bagi sobat yang pernah menggunakan Avast pada windows sobat dan menurut sobat avast itu baik, maka sobat perlu memasangkan APP avast pada Android Sobat.

 

silahkan disedot disini

Ninja Saga new update

Pertama-tama saya ucapkan Asallammualaikum wr.wb. Selamat siang menjelang sore sobat. Di hari yang berbahagia ini seperti biasanya saya akan membagikan game for android. Akhirnya pihak emagist yaitu developer ninja saga for android telah mengeluarkan update.an nya. Sekarang ninja saga for android di beri versi 1.1.24. Tepatnya kemarin pada tanggal 17 mei 2012 ninja saga for android di keluarkan update.annya di play store google. 

Apa aja sih fitur yang terbaru dari ninja saga for androidv.1.1.24 ?, cekidot :
- Genin Exam Part 3 telah terbuka.
- Room Collectable telah selesai di rebuilding dan Collectable ini buat bisnis. Yang satu ini saya belum  mengerti.
- Rank B missions dirilis di versi selanjutnya.
- Ninja saga for android tidak lagi kompatibel denga Galaxy Y karena keterbatasan hardware.
- untuk lebih jelas lihat di Play Store.

ScreenShot: 



silahkan disedot disini gan

Tips tuning game drag racing di android

lg hobi main game drag racing di android ane, setelah googling dan nyari2 di youtube ane mau share setting tune mobil mulai dr level 5 ke atas tanpa cheat,yg penting sering2 ngumpulin uang dan RP dari online race dan Pro League aja buat upgrade mobil. monggo dicoba..

level 5
untuk 1/2 mile atau 1 mile pake mobil ini aja
BMW M6 F13
upgrade: 5 5 5 5 5 5
N2O Duration : 2.00 s / 150%
FD : 3.500
1 : 2.621
2 : 1.603
3 : 1.273
4 : 1.073
5 : 0.939
6 : 0.490
7 : 0.420
untuk level 5 1/4 mile pake
Lancer Evo X FQ-400
upgrade: 5 4 2 5 5 5
N2O Duration : 2.73 s / 110%
FD : 4.001
1 : 2.950
2 : 1.780
3 : 1.495
4 : 1.240
5 : 1.070
6 : 0.930
level 6
Gallardo LP 570-4 SL
upgrade: 4 4 4 4 4 5
N2O Duration : 2.55 s / 118%
FD : 3.680
1 : 3.395
2 : 1.846
3 : 1.461
4 : 1.208
5 : 1.020
6 : 0.870
level 6 ini jg bisa pake novitec rosso dengan setting tune seperti level 7 di bawah ini tp dengan upgrade yg beda
level 7
Novitec Rosso 599 GTB
upgrade: 5 5 4 4 4 4
N2O Duration : 2.23 s / 135%
FD : 2.001
1 : 3.781
2 : 2.634
3 : 2.069
4 : 1.758
5 : 1.940
6 : 0.760
level 8
Murcielago LP 670-4 SV
upgrade: 5 5 5 5 5 5
N2O Duration : 2.80 s / 107%
FD : 3.250
1 : 3.090
2 : 1.721
3 : 1.368
4 : 1.160
5 : 1.014
6 : 0.816
level 9
Hennessey Venom GT
upgrade: 1 1 2 2 4 5
N2O Duration : 3.00 s / 100%
FD : 1.798
1 : 2.527
2 : 1.745
3 : 1.330
4 : 1.040
5 : 0.770
6 : 0.630
level 10
tetep pake Hennessey Venom GT dengan tune yang sama seperti level 9 tinggal upgrade Engine/Turbo/NOS aja bisa ngalahin Boss level 10
semoga bermanfaat bagi kalian semua :)

bagi yang mau download silahkan disedot disini gan